Friday, June 24, 2016

Australia, Indonesia formalizing military diplomacy

Australia, Indonesia formalizing military diplomacy Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Melbourne was still dark, under a light rain and with a temperature of 8 degrees Celsius, but these conditions did not stop thousands of Melbourne residents congregating at the Shrine of Remembrance, a national monument in the town center. It was 5 a.m. and a bugle sounded the start of proceedings.

It was April 25, 2012, the day Australia commemorates Anzac Day. On this day, people pause from their daily lives to remember the fall of 8,000 soldiers of the Australian and New Zealand Army Corps (ANZAC) at the Gallipoli landings in Turkey, 97-years-ago during World War I.

Nowadays, ANZAC Day has also become a day of public admiration for all Australian servicemen and women, past and present. That is the way Australians value their military services.

A number of young Indonesian Military (TNI) officers — Maj. Agus Yudhoyono; Maj. Frega Wenas and myself, Maj. M. Iftitah Sulaiman S. — have accepted the Australian government’s invitation to visit a number of military establishments as part of the annual Young Future Leaders 2012 program. Apart from being
... baca selengkapnya di Australia, Indonesia formalizing military diplomacy Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Wednesday, June 22, 2016

Personal Branding Melalui Buku

Personal Branding Melalui Buku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1“Awali branding Anda dengan tulisan.” ~ Edy Zaqeus

Suatu kali ada seorang trainer datang kepada saya untuk mendiskusikan strategi membangun personal branding dan debutnya di ranah publik Indonesia. Trainer ini lulusan luar negeri dan mengaku telah berkiprah selama bertahun-tahun di berbagai bidang bisnis. Jaringan atau fondasi internasionalnya sudah terbentuk, namun yang saat itu ingin dia bidik justru jaringan dan fondasi di Tanah Air. Alasannya sederhana, pasar di Indonesia dipandangnya masih “menyilaukan” mata, sangat prospektif, dan sangat sayang bila diabaikan.

Infrastruktur berupa tim kerja sudah dibentuk, termasuk event organizer. Sementara website berciri company profile sebagai sarana mass communication dan wadah jejaring juga sudah disiapkan. Rencana-rencana dan budgeting “penampakan” ke ranah publik juga sudah disusun dan dipersiapkan sedemikian rapinya, baik berupa sejumlah preview seminar, seminar inti, termasuk segala macam marketing tools yang dibutuhkan. Sepintas, semua persiapan tersebut bakal memudahkan si trainer ini untuk menggaet perhatian dalam belantara pelatihan dan permotivasian di Indonesia.

Tetapi, dari kacamata saya pribadi sebagai konsultan kepenulisan dan penerbitan, tampaknya ada satu alat personal branding yang tidak dia prioritaskan. Apa itu? Tak lain adalah branding melalui tulisan, dan lebih khusus lagi melalui buku (baik
... baca selengkapnya di Personal Branding Melalui Buku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Friday, June 17, 2016

Forgiveness Is The True Healer

Forgiveness Is The True Healer Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di artikel sebelumnya, mengenai Teori Tungku Mental, saya bercerita mengenai api yang membakar tungku mental kita. Ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk menemukan sumber api itu. Nah, apa yang akan dilakukan setelah sumber apinya berhasil ditemukan? Apa yang harus dilakukan agar apinya bersedia dipadamkan?

Pembaca, bila anda cukup jeli membaca kalimat terakhir, dari paragraf di atas, anda pasti akan bertanya, “Mengapa kok ada kata “bersedia dipadamkan”? Ini maksudnya apa?” Api emosi yang membakar tungku mental ini harus dipadamkan bila seseorang benar-benar ingin sembuh. Namun padamnya harus berdasarkan persetujuan dan keikhlasan klien. Kita tidak bisa serta merta mensugesti agar api emosi itu padam. Tidak bisa.

Nah, mengapa harus melalui “forgiveness”? Mengapa bukan dengan cara lain?

Ada sangat banyak teknik terapi. Namun dari sekian banyak teknik, Forgiveness Therapy, adalah salah satu yang paling dahsyat efeknya. Terapi yang dilakukan tanpa diakhiri dengan memaafkan adalah terapi yang tidak tuntas.

Mengapa bisa tidak tuntas?

Karena untuk bisa benar-benar tuntas mematikan api emosi itu klien harus bersedia melepaskan semua emosi negatif yang berhubungan dengan kejadian, peristiwa, atau situasi tertentu dan menggantinya dengan emosi positif seperti ci
... baca selengkapnya di Forgiveness Is The True Healer Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Thursday, June 16, 2016

Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua)

Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Apakah Anda mengalami masalah dengan berat badan yang mudah naik walaupun hanya makan sedikit, atau Anda mudah terserang batuk atau masuk angin dan sering bersin di pagi hari, atau Anda mudah mengantuk dan merasa capai…….? Bila jawabannya ‘YA’, maka dalam ‘Ayurveda’, Anda masuk dalam kelompok karakter tubuh ‘kapha’. Bila Anda mengenal karakter tubuh Anda atau dalam istilah Ayurveda disebut ‘dosha’, dan Anda menjalankan prinsip Ayurveda, terutama menghindari makanan yang mengganggu dosha Anda, maka kualitas kesehatan dan kehidupan Anda akan meningkat.

Ayurveda merupakan pengetahuan medis tertua di dunia, yang telah dipraktikkan lebih dari 5,000 tahun dan berasal dari India. Ayurveda mempunyai tujuan menjaga kesehatan serta mengobati apabila kesehatan terganggu. Sehat yang dimaksud dalam pengetahuan medis kuno ini adalah gabungan dari sehat jasmani, sehat pikiran & perasaan, serta sehat secara spiritual.

Kesehatan tidak bisa dipisahkan dari kondisi raga dan kondisi pikiran seseorang. Kombinasi raga dan pikiran merupakan kesatuan yang disebut dalam bahasa Sansekerta ‘prakrti’ yang artinya alami
... baca selengkapnya di Kenalilah Karakter Tubuh Anda (Mengenal Ayurveda Bagian Kedua) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sunday, March 1, 2015

Yamaha Mio M3 Pecahkan Rekor Ketahanan Mesin

Yamaha Mio M3 Pecahkan Rekor Ketahanan Mesin

Sabtu, 28 Februari 2015 | 18:15 WIB
Febri Ardani Perwakilan MURI Semarang, Sri Widayati menyerahkan plakat Rekor Mio M3 “Sepeda motor matik dengan ketahanan operasional mesin secara nonstop terlama” kepada YIMM di Café & Resto Giggle Box, Semarang, Sabtu (28/2/2015).
 

Salatiga, KompasOtomotif – Uji ketahanan buat mesin Blue Core pertama Yamaha di Indonesia telah berakhir. Unit tes Mio M3 di lokasi terakhir, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, akhirnya dimatikan pada Sabtu (28/2/2015), setelah sukses bertahan menyala selama lebih dari 720 jam (30 hari) tanpa henti.
Atas pencapaian ini Mio M3 dianugerahkan rekor “Sepeda motor matik dengan ketahanan operasional mesin secara nonstop terlama” dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia). Secara simbolis gelar diserahkan perwakilan MURI Semarang Sri Widayati kepada Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Café & Resto Giggle Box, Semarang, Sabtu (28/2/2015).
Febri Ardani Rekor MURI baru Yamaha Mio M3 mengalahkan prestasi Astra Honda Motor tentang pengujian sepeda motor terlama.
“Ini bukan rekor pertama untuk Yamaha. Kami harapkan rekor ini bisa membuktikan kepada konsumen, memiliki sepeda motor bertenaga hemat bahan bakar serta untuk pemakaian jangka panjang bisa terwujud dengan memilki Mio M3. Saya mewakili pendiri MURI Jaya Suprana mengesahkan bahwa prestasi ini resmi tercatat,” kata Sri.
Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing YIMM mengatakan pengetesan di lokasi akademis juga dibutuhkan agar hasilnya valid, tidak hanya berdasarkan pernyataan namun bisa dibuktikan. “Kenapa di perguruan tinggi? Karena tempat itu sumber pendidikan, sumber penelitian, dan punya independensi yang sangat kuat. Tidak mungkin Yamaha memengaruhi mereka, sebab itu kami adakan di 10 lokasi kampus,” ujar Masykur.
Ada 10 unit yang diuji di 10 lokasi akademis berbagai kota besar Indonesia. Waktu start dan finis pengujian berbeda – beda, tapi lokasi pamungkas berakhir di Semarang.
Berikut lokasi pengujian Yamaha Mio M3:
Institut Teknologi Nasional (ITENAS/Bandung) 9 Januari – 8 Februari
IInstitut Teknologi Medan (Medan) 9 Januari – 8 Februari
Universitas Kristen Duta Wacana (Yogyakarta) 9 Januari – 8 Februari;
Universitas Udayana (Bali) 10 Januari – 9 Februari
Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin) 10 Januari – 9 Februari
Universitas Muhammadiyah Malang (Malang) 15 Januari – 14 Februari
Universitas Pancasila (Jakarta) 16 Januari – 15 Februari ;
Universitas Pakuan (Bogor) 21 Januari – 20 Februari ;
Universitas Panca Sakti (Tegal) 21 Januari – 20 Februari ;
Universitas Kristen Satya Wacana (Salatiga) 27 Januari – 28 Februari

Cara Yamaha Menguji Ketahanan Mesin Blue Core

Cara Yamaha Menguji Ketahanan Mesin Blue Core



Jakarta, KompasOtomotif – Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menjelaskan, uji ketahanan mesin Blue Core 125cc milik Mio M3 sebagai pembuktian tentang evolusi tenaga penggerak Yamaha. Strategi ini dilakukan sebelum YIMM membuat semua model matik mereka di Indonesia menggunakan teknologi baru itu, tiga tahun dari sekarang.
Sedikit beda dari uji ketahanan mesin pada Desember lalu, kini Mio M3 diuji di 10 lokasi pendidikan setingkat universitas yang berbeda, selama 720 jam atau 30 hari. YIMM mengatakan, butuh pengamatan independen akademis agar hasilnya bisa diterima dan tidak terkesan berpihak.
Febri Ardani Rekor MURI baru Yamaha Mio M3 mengalahkan prestasi Astra Honda Motor tentang pengujian sepeda motor terlama.
Mio M3 di letakan di atas mesin tes dyno, agar menggambarkan sedang dikendarai pegangan tangan jok diikat ke tali bertekanan 60 kg. Pedal gas dibuka rata – rata 1.000 rpm atau sekiranya setara 30 kpj. Metode ini digunakan di semua lokasi pengujian.
Poin utama mengetes ketangguhan DiAsil Cylinder dan Forged Piston, dua komponen utama pengembangan Blue Core. Meski teruji tahan 30 hari, YIMM tetap memberikan garansi lima tahun untuk mesin Mio M3.
“Dalam pembuktiannya selama 30 hari ini, motor ini telah menempuh jarak kurang lebih 21.600 km dan menghabiskan sebanyak 403 liter bahan bakar. Itu artinya konsumsi bahan bakar Mio M3 ini setara dengan 53,6 km/liter," beber Masykur.
Atas pencapaian ini YIMM mendapatkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) untuk Mio M3 sebagai “Sepeda motor matik dengan ketahanan operasional mesin secara nonstop terlama”.

Tuesday, February 25, 2014

Kembali bermasalah komponen Injeksi Supra X-125

Kembali bermasalah komponen Injeksi Supra X-125

Setelah sempat mengalami masalah komponen Injeksi Supra X 125 milik TB seperti yang TB tulis di sini.
Teknologi PGM-Fi besutan Honda pada Supra X 125 yang sehari-hari adalah kendaraan transportasi orang tua TB mengalami masalah pada injektornya.

Kali ini permasalahan adalah hilangnya kembali indikator bahan bakar, yang kosong melompong, plus lampu mal function indicator yang berkedap kedip tidak berhenti.
Hari ini 26 Oktober 2013 motor TB antar ke dealer Honda Asia Surya Perkasa Tanjungpandan, menunggu solusi dari Honda mengenai permasalahan ini.
Beberapa point penting yang TB lihat amati merupakan masalah pada supra X 125 milik TB ini.
1. Motor baru berumur 3 tahun dengan jumlah kilometer 26.000 km, pemakaian normal-normal saja, khas orang tua, tetapi injektor bahan bakar untuk kedua kalinya mengalami masalah.
2. Jika sampai solusinya mengganti injektor maka cost dari motor injeksi Honda terutama yang TB miliki ini tentu sangat lah MAHALLL, bayangkan 3 tahun dipergunakan harus ganti Injektor dengan harga yang relatif mahal diatas 1 juta rupiah.
Bandingkan dengan teknologi karbu yang juga ada pada motor Honda megapro yang TB miliki dari tahun 2006 sampai saat ini normal-normal saja sudah diatas 5 tahun tidak pernah bermasalah karburator bahkan megapro dipergunakan sebagai motor kuda beban yang harus bekerja keras jauh dibandingkan Supra X 125 injeksi yang TB miliki.
Pertanyaannya apakah teknologi PGM-Fi Honda memang harus ganti Injektor jika sudah berumur 3 tahun pemakaian ???